Pertama
kali saya mendapatkan kata sprit ini, berawal dari suatu buku novel yang
berjudul “Negeri 5 Menara” ketika
itu saya masih duduk di bangku SMP, saya mendapatkan hukuman pada mata
pelajaran Bahasa Indonesia karena nilai saya di bawah KKM. Pada saat itu
hukumannya yaitu saya diwajibkan membeli sebuah novel dengan judul yang
ditentukan oleh gurunya. Dan pada saat itu saya mendapatkan novel yang berjudul
“Negeri 5 Menara” karya A.Fuadi.
Sungguh itu adalah pertama kalinya
saya mendapatkan hukuman harus membeli sebuah novel, saya sangat sedih sekali
ditambah lagi ketika saya tahu harga novel tersebut sangatlah mahal untuk saya,
mungkin karena novel tersebut adalah salah satu novel Best Seller. Dengan hati
yang kesal pake banget saya bertekat untuk membaca novel tersebut sampai
selesai walaupun perintah gurunya yaitu harus dikumpulkan dalam kondisi yang masih
utuh dan bersampul plastik.
Sesampainya saya dirumah dan tidak
menunggu lama lagi, saya langsug saja membacanya. Mulanya saya masih bingung
kenapa novel ini bisa menjadi novel yang Best Seller. Saya baca dengan
sungguh-sungguh dan sangat berkonsentrasi, namun apa yang saya dapat? Sungguh,
novel ini sangat menginspirasi sekali, saya dapat pengetahuan tentang pesantren
Gontor, didikan disana, cara mengajaran yang berbeda sekali, dan juga tentang
mimpi-mimpi para pelajar di Gontor. Dan yang paling benar-benar saya acungkan
jempol pada novel ini karena saya mendapatkan kata spirit yaitu “MAN JADDA WA JADDA” yang artinya Siapa
yang bersungguh-sungguh dia pasti akan berhasil.
Di dalam kata spirit ini atau biasa
saya singkat menjadi MJWJ, yaitu kita diajarkan untuk tetap berusaha yang
sungguh-sungguh karena kata tersebut tidak mengenal Ras, Suku dan juga Agama,
yang terpenting adalah jika kita bersungguh-sungguh dalam melakukan hal apapun
percayalah niscaya kita pasti berhasil. Dan mulai saat itu kata tersebutlah
yang mampu memotivasi saya, menginspirasi saya, dan juga dapat membuat rasa
kepercayaan diriku meningkat.
Alhasil ketika saya mengumpulkan
novel tersebut tanpa bersampul plastik sang guru pun bertanya, lalu saya
ceritakan semuanya dan sang guru pun dapat memakluminya dan nilai saya dapat
diperbaiki dn lulus KKM. Pelajaran yang saya ambil dari hukuman tersebut adalah
ternyata yang namanya hukuman itu tak selamanya pahit, buktinya saya
mendapatkan hikmah dari suatu yang namanya hukuman.
Nih guys, novel yang dapat
memotivasiku.
Nah kalau yang ini kata spirit saya
nih ….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar